Alokasi Gaji untuk Investasi, Berapa yang Ideal?

Buat kamu yang sudah punya gaji bulanan, apakah sudah memiliki sistem pengelolaan yang bagus? Yup, selain digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, tabungan atau investasi juga tak kalah pentingnya, apalagi jual beli saham di Nanovest mudah banget, start from 5 ribu rupiah aja!

Investasi menjadi sangat penting di masa sekarang, untuk menjamin kehidupan di masa depan. Bagaimana cara menentukan besaran investasi yang sesuai berdasarkan gaji yang kamu dapatkan? Kalau kamu memang punya concern untuk menata keuangan pribadimu, artikel ini kayaknya sayang banget kalau kamu skip deh!

Besaran Investasi Ideal

Sebenarnya tidak ada patokan tetap untuk menentukan nominal tabungan masa depan atau investasi yang tetap, karena tentunya kebutuhan tiap individu memiliki prioritas yang berbeda-beda. Walaupun mencapai digit angka yang tinggi, kerap kali ditemukan pula individu yang memiliki pengeluaran primer dalam jumlah besar tiap bulannya. Sehingga rasanya sangat sulit untuk menyisihkan sebagian penghasilan untuk investasi.

Sebagai langkah awal, mungkin kamu bisa mulai mengaudit pengeluaranmu selama beberapa bulan. Untuk beberapa hal yang mungkin dirasa kurang penting, kamu bisa mencoret (atau minimal mengurangi) pembelanjaan untuk hal tersebut, misalnya untuk jual beli asset saham. Tentunya dengan berbagai pertimbangan, karena apa yang penting bagi orang lain bisa jadi tidak berlaku untukmu, bukan?

Adapun persentase ideal untuk investasi yang disarankan oleh banyak penasehat keuangan adalah sebesar 20 persen. Jika kamu merasa ini terlalu besar, mungkin bisa dimulai dari kemampuanmu, ya. Satu hal lagi, ada baiknya alokasi ini langsung kamu ambil di awal bulan saat gajian datang, bukan menunggu sisa di akhir bulan. Karena teknik terakhir ini membuat alokasi investasi kamu rawan gagal!

Jenis Investasi Terbaik

Lalu, kira-kira dana investasi tersebut dialihkan dalam bentuk apa, ya?

Untuk pemula, ada banyak jenis yang disarankan oleh para ahli di bidang investor, selain emas, reksa dana, properti dan lain sebagainya, investasi yang bisa kamu coba adalah saham.

Apalagi jika kamu memang suka dengan isu-isu terkini yang terjadi secara nasional maupun internasional, investasi di saham akan menjadi sesuatu yang menarik. Karena memang naik dan turunnya nilai saham sendiri juga didasarkan oleh beberapa faktor, seperti isu-isu tersebut. Tentunya faktor internal seperti kinerja perusahaan ataupun trend produk dari perusahaan tersebut juga perlu dipertimbangkan, ya!

Tapi tidak usah risau, karena hal tersebut bisa dipelajari melalui banyak platform informasi virtual. Selain itu, investasi saham juga bisa dilakukan melalui banyak media digital, tentunya akan sangat memudahkan untukmu yang baru ingin terjun atau sedang berusaha menata keuangan demi kepentingan investasi.

Demikianlah sekilas pembahasan mengenai besaran investasi dari gaji yang dihasilkan setiap bulannya. Selain menambah pengetahuan tentang ilmu pengelolaan dana pribadi, tentunya investasi seperti saham ini bisa menjadi ‘dana cadangan’ yang bisa kamu manfaatkan di masa depan, bukan?

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.